Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).
Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan merubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (exposure).
contoh foto dan kterangan..
:: Yang Tersisa ::
Fotografer: Daniel Nasution
Folder: Folder Utama
Kategori: Landscape, Nature, Lain-lain
Lokasi: Bintan Kepulauan Riau, Indonesia
Kamera: Olympus E500
Film: Digital
Lensa: Olympus Zuiko digital 14-54mm F2.8-3.5
Kecepatan: 1/60
Diafragma: f/22.0
Filter: -- Tidak Ada --
Tema: Berdikari - Canon & FN Lomba Foto Bulanan Mei 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar